Shish, Daging Olahan Kebab Ala Timur Tengah

Ada banyak varian daging olahan kebab. Yang paling umum di masyarakat Indonesia adalah daging kebab yang dibungkus tortilla. Tapi ada juga daging olahan kebab yang unik. Salah satunya adalah shish kebab.
Seperti apa sih penampakan shish kebab itu? Konsep penyajiannya mirip sate. Jadi potongan daging dan sayurannya tidak dibungkus, tetapi ditusuk jadi satu dan dibakar. Kata yang sudah pernah makan, rasanya gurih renyah.
Daging olahan kebab ala Timur Tengah bernama shish kebab itu awalnya berbahan utama daging domba. Namun dalam perkembangannya terjadi inovasi dengan menjadikan daging ayam, ikan, atau sapi sebagai pilihan bahan utamanya. Sedangkan untuk sayurannya biasa menggunakan paprika hijau atau merah, bawang bombay. dan jamur.
Pembuatan shish kebab bisa dibilang cukup sederhana. Daging dibumbui terlebih dulu sebelum dibakar.
Daging yang digunakan dalam shish kebab biasanya dibumbui terlebih dahulu sebelum dibakar. Bumbu dasar yang biasa digunakan adalah minyak zaitun, air jeruk lemon, dan bawang. Sedang bumbu yang lebih rumit dapat menggunakan marjoram, remahan daun salam, kayu manis, dan rempah lainnya.
Agar tampak lebih menarik, artistik, ada nuansa seni, dan tidak membosankan dilihatnya, daging dan sayuran warna warni ditusuk dengan pola beselang seling. Setelah semuanya ditusuk, dimasak dengan skewer holder atau penyangga tusukan sehingga tidak bersentuhan langsung dengan api.
Daging olahan kebab bernama shish kebab ini sendiri memunyai banyak varian. Ada orman kebabi dengan domba panggang, sut kebabi dimana daging dimasak setengah matang dahulu dengan susu sebelum ditusuk dan dibakar. Juga ada kefenli kebabi, tusukan daging bakar dibungkus roti. Untuk seorang vegetarian, ada juga shish kebab yang seluruhnya berisi buah-buahan mulai dari anggur, bluberry, potongan semangka, nanas, dan strawberry. Jadi tanpa daging sama sekali.
Shish Kebab, Daging dan Sayur dalam Satu Tusuk ala Timur Tengah

Komentar